Tampilkan postingan dengan label Catatan Kaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Kaki. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2012

Jambore American Jeep 2012 Di Bumi Perkemahan Kaliurang, Yogyakarta

Mobil Pembuka Jalan yg Selalu Berada Di Paling Depan

Meregangkan otot dan bercanda setelah perjalanan lama

Suasana pagi hari, sesaat setelah semua keluar tenda sambil ngopi

hehehe iseng foto di deket tenda dan tanda 4x4 all item :D

aku dan para ibu2 anggota TJC

Ayo... berpose... :p

Para Peserta Jambore American Jeep 2012

Willys dari sponsor utama LUPROMAX

Deretan Willys tahun 1948

Gak cuma Willys tapi juga VW dan Sedan hehehe

Salak Bule di daerah Turi dekat kaliurang

Foto bareng di kali lereng merapi setelah mengunjungi rumah simbah

wkakakakaka silahkan masuk... :D
Akhir pekan kemaren tepatnya tanggal 3-4 Maret 2012, aku menghabiskan liburan akhir pekanku di Bumi perkemahan Kaliurang, Jgjakarta bersama Trinil Jeep Club ngawi dan rombongan American Jeep Pengda Jatim. Di sana kami mengikuti acara Jambore American Jeep 2012. Walopun aku tdk pnya jeep jenis american jeep tapi dengan PDnya tetap bergabung, aku mengikuti rombongan dengan mengendarai mobil Sedan dan karena mobilnya beda aku berada di paling belakang dari rombongan. Jambore ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah antara lain, dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan juga dari daerah DIY sendiri. selain itu juga ada peserta dari luar jawa yg ikut mermaikan jambore ini.

Acara Sabtu malam minggunya disana disuguhi dengan beberapa penyayi cantik yg menyayikan beberapa lagu mulai dari campursari, dangdut sampai pop. Diiringi musik yg memecah keheningan Kaliurang kami bertemu dengan rekan2 Jeep dari berbagai daerah. Tak terasa malam mulai larut dan rasa dingin yg sangat mulai menjalar ke seluruh tubuh, jaket dan celana panjangpun tidak mampu menghangatkan tubuh. Untuk menghilangkan rasa dingin kami menyalakan kompor dan membuat kopi untuk diminum bersama2, dan juga memasak beberapa mie instan untuk mengisi perut yg lapar.

Pagipun tiba, kegiatan pertama kami pagi ini adalah membersihkan sampah2 bekas acara ngopi semalam di sekitar tenda, setelah itu kami bersih2 diri. Setelah bersih2 diri kami mengantri di tenda panitia untuk menukarkan kupon konsumsi, selama mengantri kami disuguhi hiburan yaitu acara dari panitia yg mengadakan lomba tarik tambang manusia dengan Willys. Acara pagi itu cukup seru. Setelah mendapatkan jatah makan aku dan keluarga beserta 1 keluarga yg ikut dlm rombongan memutuskan keluar sebentar menuju ke rumah simbah yg brada tidak jauh dari lokasi jambore. Disana kami langsung menuju ke kebun salak dan memetiknya. 1jam di rumah simbah kami pamit pulang dr rumah simbah kami di beri oleh2 salah satu kardus hhehehehe banyak banget ya.

Dalam perjalanan kembali menuju lokasi jambore kami melintasi Kali yg dilalui lahar dingin saat Merapi meletus. Disana kami berhenti sejenak untuk bernarsi-narsis ria hehehe... Sampi di lokasi jambore kami mengikuti serangkaian acara, dan sore harinya pas acara selesai kami rombongan dari Pengda Jatim pulang.

Selasa, 28 Februari 2012

BLORA MEMBARA

Si HIJAU dan Si MERAH
Pagi itu di sabtu yang ceria aku telah mempersiapkan semua perlengkapan, mulai dari baju ganti sampai Si Hijau dan Si Merah yang mau di Gas Poll ke BLORA, Jawa Tengah. Terutama Si Merah!!! persiapan dan pengecekan dilakukan lebih teliti pada si Merah karena baru pertama kali ini si Merah akan di Gas Poll dengan jarak tempuh jauh, hehehe maklum beda dengan si Hijau yg sudah sering di Gas Poll kemana-mana dan juga itu karena si Merah semua mesin dan perangkat tambahannya baru diganti semua jadi itung2 reyen lah hehehe...

Setelah semuanya siap aku diberi tanggungjawab sebagai DRIVER si Hijau bersama adikku yang berada di samping sebagai NAVIGATOR ku, sedangkan si Merah bapak ku yang jadi DRIVERnya dan ibu sebagai NAVIGATORnya. Sebelum menuju ke Blora, kami menuju ke Aloon-aloon kota Ngawi untuk berkumpul bersama rekan2 komunitas TRINIL JEEP CLUB Ngawi lainnya. Selain untuk berkumpul sebenarnya disana kami (TRINIL JEEP CLUB) dimintai tolong oleh rekan2 dari Komunitas TRINIL VOLKSWAGEN CLUB Ngawi untuk membantu jadi rescue dalam acara yang diadakan komunitas tersebut, tetapi dilain pihak kami juga mendapat undangan dari KOMUNITAS JEEP BLORA untuk datang pada acara adventure di sana. Kami memutuskan sebagian dari anggota yg tidak berangkat ke Blora akan mengikuti acara dari komunitas VW di ngawi dan sebagian lagi menuju ke Blora.

Saat beristirahan di POM Bensin
Siang hari setelah adzan luhur kami berangkat menuju Blora, karena ada sedikit halangan kami hanya berangkat dengan 3 JEEP yaitu si Merah (bapak & ibu), si Hijau (aku & adik), dan juga jimny ijo (mas Deni & mas Adit). Kami bertiga berangkat di siang hari yang sangat panas, karena capek dan sangat panas kami istirahat di POM randublatung, setelah capek agak hilang kami melanjutkan perjalanan kami juga menyempatkan diri mampir di waruung angkringan untuk menikmati secangkir kopi dan nasi kucing untuk menghilangkan rasa kantuk. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Blora.

Di Aloon2 Blora
Sesampainya di blora pukul 19.15 WIB kami berhenti di Aloon-aloon Blora untuk menikmati suasana kota Blora di malam hari. Tak beberapa lama kami langsung menuju ke Hotel Kirana untuk menginap. Karena aku dan ibu sangat capek kami memutuskan untuk tinggal di hotel dan beristirahat, sementara bapak, adikku Arton, mas Deni dan mas Adit pergi menuju ke daerah Kelopo Duwur kurang lebih sekitar 4 km dr aloon-aloon kota Blora untuk melihat keadaan sirkuit perlombaan OFFROAD keesokan paginya, selain itu juga untuk bertemu dengan rekan2 OFFROADER yg melakukan Country Road (CR).

Jam menunjukkan pukul 22.00 WIB mereka (bapak, arton, mas deni, dan mas adit) telah tiba kembali di hotel, dan mereka mengobrol di teras kamar hotel tidak lama kemudian telepon bapak berdering ternyata dari anggota club yg memberi kabar bahwa akan menyusul untuk bergabung di blora. Jam 01.00 WIB rombongan yang menyusul dari Ngawi telah tiba ada 4 JEEP yg datang bergabung. Ternyata yg menyusul cukup banyak yaitu P. Agus, P. Anang. P. Arif, Mbah Indro, Om Dedi, Om Vita beserta istri dan anaknya, Mas Panjul, Mas Deta, Mas Mada, dan Mas Gilar. Dini hari itu hotel yg awalnya hening jadi ramai karna mereka, aku, ibu dan tante riska menyiapkan kopi dan mie instan. Setelah itu kami pun tidur tapi Mas Deta, Mas Deni dan Mas Adit ternyata mereka tidak tidur (weleh...weleh... kuat ya gak tidur).

Suasana Kebersamaan di Depan Kamar Hotel saat Ngopi bareng dinihari

TRINIL Jeep Club Ngawi
Paginya kami persiapan untuk ke sirkuit perlombaan, pagi yg cerah ternyata tidak bertahan lama karena pada pukul 10.00 saja panas matahari terasa sangat panas kulit rasanya seperti terbakar. Sampai di sirkuit rombongan JEEP kami memasukki area perlombaan panas yang membara seakan berbanding lurus dengan semangat kami melihat banyaknya pesaing rekan2 OFFROADER dari berbagai daerah (Grobogan, Bojonegoro, Solo, Blora, Tuban, Kudus dll). Siang itu perlombaan berjalan sangat seru, tiba giliran kami untuk start. 3...2...1...GO.... Jeep kami melesat melintasi tantangan yg ada namun sampai di tengah jeep kami terguling. Dengan spontan rekan2 membantu mengevakuasi jeep bersama2, saat seperti inilah yang membuat kami kompak gotong-royong membuat kami bersatu menyelesaikan masalah.
Kebersamaan dalam menyelesaikan masalah

"SALAM GAS POLL BUAT PARA OFFROADER"
TANTANGAN BUKAN RINTANGAN
NO ROAD NO PROBLEM

Catatan Sehari di Kota Lumpia


Ini catatan ku dalam berwisata sehari di Kota Semarang. Dini hari itu (19/2) adalah awal dari perjalanan menuju kota Lumpia. jam menunjukkan pukul 03.00 WIB saatnya BUS berangkat... Karena dari sore sampai jam 24.00 nya aku ber-OFFROAD di Kec. Bringin dan sampai rumah pukul 01.30 WIB dan parahnya aku tidak tidur sampai jam 03.00 gara2 takut kalo gak bisa bangun jadi pas di dalem bus aku langsung tidur. Saking pulasnya pas rombongan berhenti di Sragen untuk Sholat subuh aku juga masih tertidur, dan aku baru bangun setelah bis sampai di tujuan wisata pertama yaitu Kampoeng Kopi Banaran pada pukul 08.30.

Di Kampoeng Kopi Banaran aku, orang tua, dan adikku langsung menuju ke Cafe dan memesan secangkir Kopi (berharap bisa menghilangkan rasa kantuk yg sangat). Setelah mata mulai bisa diajak kompromi aku dan adik laki2ku yg sama2 mempunyai hobi ber-OFFROAD memilih menuju ke arena ATV. Di sana aku dan adikku bersaing untuk jadi yg tercepat (hehehe critane balapan ki...), awalnya berjalan mulus tapi tak tau knapa ATV yg aku kendarai tiba2 menabrak pohon dan macet, waktu yg diberikan pun sudah habis. Setelah ber ATV ria kami berjalan keliling2 dan mengambil beberapa gambar dengan kamera digital sederhana tapi bisa menjadi kenang2an yg berkesan. Jam menunjukkan pukul 11.00 waktunya melanjutkan perjalan menuju Masjid Agung Jawa Tengah.

Ini adalah foto2 pas di Kampoeng Kopi Banaran

Bersama kereta wisata mengelilingi kebun kopi dan melihat keindahan Rawa Pening

 Bermain ATV dengan my brother

Di Masjid Agung Jawa Tengah kami serombongan sudah disediakan nasi kotak untuk makan siang, karena aku dan ibu pas berhalangan tidak sholat kami langsung melahap nasi kotak itu karena sudah lapar, terutama aku(hehehe kelaparan banget!!!). Setelah makan selesai kami langsung berjalan ke area masjid dan mengambil beberapa (aslinya banyak sih, karna saking narsisnya hehehe) gambar sebagai dokumentasi.

Perjalanan kami lanjutkan ke Pantai Marina. Tidak seperti yang ada dalam bayangana aku, di sana tidak nampak keindahan pantai seperti yang ada dalam bayangan aku. Di pantai itu yang ada hanya beberapa perahu wisata tanpa adanya pasir putih yg mempesona. Selain pantainya yg kurang indah bahkan bisa dibilang tidak indah pas disana kami juga diguyur hujan sehingga kami memutuskan untuk segera melanjutkan perjalanan ke Klenteng SAM POO KONG.

Di Klenteng SAM POO KONG kami tidak diberi waktu lama karena sudah sore. Saya langsung memanfaatkan waktu yg sedikit itu untuk narsis lagi hehehe. Karena asik berfoto sampe gak sadar kalo rombongan sudah berada di dalam bus dan hanya menunggu aku dan ibuku untuk berangkat. Dari SAM POO KONG kami menuju ke tujuan akhir yaitu pusat oleh2 khas Semarang di daerah Pandanaran, Simpang Lima. Disana kami langsung memburu oleh2 khas Semarang yaitu Lumpia dan Bandeng Presto serta Wingkonya. Setelah puas berburu oleh2 kami pulang kembali menuju kota Ngawi tercinta.
Perjalanan sehari di Kota Lumpia memang sangat berkesan, jika kita ingin menyusuri semua tempat wisata yg ada mungkin satu hari tidak akan cukup karena begitu banyak tempat2 wisata yg ada di Kota Lumpia ini...




Lumpia

 Wingko

Bandeng Presto


"SAMPAI JUMPA KOTA SEMARANG... LAIN WAKTU AKAN AKU JELAJAHI SEMUA TEMPAT WISATA YANG ADA...!"